Wall Street Terkoreksi Lemah Paska Data Tenaga Kerja AS

bearishmarket

Monexnews –

Bursa saham Wall Street terkoreksi lemah setelah data nonfarm payrolls AS meleset dibawah estimasi, perekonomian AS hanya mendapatkan 156,000 tenaga kerja di bulan September, pertumbuhan terkecil sejak bulan Mei, dibawah proyeksi ekonom atas pertumbuhan 170,000.

Laporan Nonfarm payrolls tersebut tidak merubah ekspektasi kenaikan suku bunga di bulan Desember, dengan probabilitas 66%. Data ekonomi lainnya, tingkat pengangguran naik ke 5.0%, namun data kemungkinan tidak memberikan kekhawatiran bagi The Fed karena di saat bersamaan laju partisipasi tenaga kerja juga naik ke 62.9%. Sementara data pada laju pendapatan masih solid, dimana average hourly earnings naik 0.2%, sehingga menjaga laju tahunan tetap di 2.6%. Secara keseluruhan laporan ini masih menjaga jalur kenaikan suku bunga pada rapat FOMC bulan Desember.

Menjelang rilis data tenaga kerja, sentimen market sudah negatif akibat kekacauan swing harga Sterling. Poundsterling menunjukkan volatilitas tinggi sepanjang bursa Eropa. Para pelaku pasar menyebutkan penurunan tajam Sterling terakselerasi oleh program transaksi otomatis di saat likuiditas sedang rendah, ketika harga Sterling menyentuh level psikologis memicu sell order secara otomatis. Peningkatan trading algoritmik disertai penurunan partisipasi investment banking di market turu menjadi katalis pada kenaikan volatilitas, serupa dengan ayunan tajam di pasar mata uang di awal musim panas lalu.

 

(Sap)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s