Wall Street Menguat Paska Optimisme Fed Yellen

janet_yellen_nyse

Monexnews – Bursa saham Wall Street membuka perdagangan awal pekan sebelum libur Natal dengan penguatan tajam, dipimpin oleh penguatan di saham sektor real estate dan perusahaan telekomunikasi setelah komentar hawkish dari Gubernur Fed Yellen yang menyatakan bahwa pasar tenaga kerja AS berada di posisi terkuatnya dalam satu dekade terakhir.

 

Sektor yang berbobot dividen besar menunjukkan performa terbaik di indeks S&P500, sedangkan saham sektor energi masih lemah, seiring fluktuasi harga minyak di teritori negatif dan positif.

Saham blue chips juga berhasil melanjutkan penguatan untuk 6 minggu berturut-turut, ditopang reli paska pemilu yang memicu bursa Wall Street menyentuh rekor harga tertinggi baru. Namun mendekati libur panjang, hanya sedikit tersisa katalis pergerakan harga pada fase ini, khususnya dengan adanya potensi resiko kebijakan fiskal AS yang mengecewakan atau dampak dari penguatan Dollar AS yang melukai saham eksportir.

Sebagian pelaku pasar juga masih mengharapkan reli saham AS ke level rekor tertinggi baru masih berlanjut di 2017, berdasarkan prospek pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, inflasi meningkat serta pertumbuhan pendapatan korporat yang membaik. Spekulasi pada kondisi inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi menyebabkan kenaikan yield obligasi AS tenor 10-tahun ke level tertinggi dalam 2 tahun terakhir. Alhasil harga obligasi anjlok tajam sehingga para investor mengurangi alokasi ke pasar obligasi.

Namun pada hari Senin kemarin, pelemahan harga obligasi terhenti, sedangkan yield obligasi AS tenor 10-tahun terkoreksi melemah ke 2.535% dari 2.600% di hari Jumat. Imbal hasil obligasi bergerak terbalik dengan harga obligasi. Berbagai analis memperkirakan eskalasi ketegangan antara AS dengan China masalah drone kapal selam, yang menjadi faktor penyebab perubahan sentimen di pasar obligasi dan turut membebani performa Dollar di hari Senin. Selain itu Presiden Fed St. Louis James Bullard juga menyatakan bahwa lonjakan yield obligasi sejak pemilu mengindikasikan perlunya kenaikan suku bunga di 2017 ditambah optimisme Fed Yellen pada pasar tenaga kerja AS.

(Sap)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s