Bursa Wall Street Akhir Pekan Raih Rekor Lagi; Mingguan Naik 1 Persen

nsye-wall-street-vibizmedia-696x522

Bursa Saham AS berakhir naik ke rekor tertinggi baru pada akhir perdagangan akhir perkan, Sabtu dinihari (11/02), sehari setelah Presiden AS Donald Trump berjanji untuk merilis rencana kebijakan pajak dalam waktu dekat.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik sekitar 100 poin, dengan saham Caterpillar berkontribusi paling besar dalam keuntungan. Untuk minggu ini indeks naik 0,99 persen

Indeks S & P 500 naik 0,36 persen, dengan sektor energi, bahan dan industri memimpin kenaikan. Sektor energi terangkat kenaikan minyak mentah berjangka AS untuk pengiriman Maret yang naik 1,6 persen untuk berakhir di $ 53,86 per barel setelah Badan Energi Internasional melaporkan bahwa pemotongan anggota OPEC pada bulan Januari sama dengan 90 persen dari volume yang disepakati. Untuk minggu ini indeks naik 0,81 persen.

Indeks komposit Nasdaq naik sekitar 0,33 persen.Untuk minggu ini indeks naik 1,19 persen.

Tiga indeks utama juga membukukan keuntungan mingguan, naik sekitar 1 persen.

Trump mengatakan Kamis dalam pertemuan dengan eksekutif maskapai penerbangan AS akan mengeluarkan kebijakan pajak penting selama dua atau tiga minggu ke depan. Saham AS naik ke rekor tertinggi setelah komentar tersebut.

Namun demikian, kelas aset lainnya juga bereaksi terhadap pernyataan Trump. Hasil Treasury dan dolar menguat. Pada hari Jumat, imbal hasil 10 tahun obligasi AS naik di 2,409 persen, sedangkan imbal hasil obligasi jangka pendek dua tahun berdiri sekitar 1,2 persen.

Dolar AS naik sekitar 0,1 persen terhadap sekeranjang mata uang, dengan euro dekat $ 1,064 dan yen sekitar 113,34.

Sementara itu, Emas berjangka untuk pengiriman April, jatuh 90 sen untuk menetap di $ 1,235.90 per ons.

Dalam berita ekonomi, harga impor naik 0,4 persen pada Januari, lebih dari kenaikan 0,2 persen yang diharapkan. Harga ekspor naik 0,1 persen bulan lalu, sejalan dengan perkiraan. Sentimen konsumen pendahuluan untuk Februari datang di 95,7, di bawah yang diharapkan 98,5.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 96,97 poin, atau 0,48 persen, menjadi berakhir di 20,269.37, dengan kenaikan tertinggi saham Caterpillar dan saham Coca-Cola yang menurun terbesar.

Indeks S & P 500 naik 8,23 poin, atau 0,36 persen, menjadi berakhir pada 2,316.10, dengan sektor bahan memimpin 10 sektor yang lebih tinggi dan sektor staples konsumen yang tertinggal.

Indeks komposit Nasdaq naik 18,95 poin, atau 0,33 persen, menjadi ditutup pada 5,734.13.

Analyst vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street selanjutnya akan mencermati harga minyak mentah  dan sentimen kebijakan Pemerintahan Trump.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s