Bursa Wall Street Akhir Pekan Jatuh; Mingguan Mixed

nsye-wall-street-vibizmedia-696x522

Bursa saham A.S. jatuh pada akhir perdagangan akhir pekan Sabtu dinihari (22/07) tertekan kemerosotan saham General Electric dan minyak mentah.

Indeks Dow Jones sempat turun lebih dari 100 poin sebelum ditutup pada 31.71 poin atau 0,15 persen, di level 21.580,07. Saham General Electric anjlok 2,9 persen untuk memimpin penurunan.

Indeks S & P 500 tergelincir 0,04 persen atau 0,91 persen, menjadi ditutup pada 2.472,54, dengan sektor industri dan energi memimpin penurunan.

Indeks Nasdaq berakhir turun 0,04 persen atau 2,25 poin, pada 6.387,75 dan mengakhiri kenaikan beruntun terpanjang sejak Februari 2015.

General Electric melaporkan hasil kuartalan lebih baik dari perkiraan, namun penjualan turun 12 persen dari tahun ke tahun. Penurunan pendapatan terjadi karena kelemahan bisnis koneksi energi GE mengimbangi kekuatan pada energi terbarukan dan unit tenaga listrik. GE juga melihat laba bersih merosot 58 persen dari tahun ke tahun.

Tiga indeks utama mencatat rekor tertinggi minggu ini karena pendapatan kuartalan dari perusahaan S & P 500 sebagian besar melampaui ekspektasi. Microsoft, Honeywell dan Morgan Stanley hanyalah beberapa perusahaan yang dilaporkan awal pekan ini.

Indeks S&P 500 naik 0,54 persen minggu ini, begitu juga indeks Nasdaq naik 1,19 persen. Namun indeks Dow Jones turun 0,27 persen.

Minggu depan akan menjadi musim tersibuk musim ini, dengan sekitar 170 komponen S & P 500 dijadwalkan untuk dilaporkan.

Kalender pendapatan kuartal kedua sebagian besar telah melampaui ekspektasi sejauh ini. Dengan 20 persen perusahaan S & P 500 melaporkan, 73 persen telah mengalahkan ekspektasi dan 77 persen telah mengalahkan penjualan, menurut analis ekuitas senior di FactSet., seperi yang dilansir CNBC.

Investor juga akan mengalihkan pandangan mereka ke arah negara-negara OPEC dan negara-negara non-OPEC seperti Rusia yang akan bertemu untuk membahas kesesuaian pemotongan produksi yang disepakati dan bagaimana menurunkan tingkat persediaan.

Harga minyak mentah menghapus kenaikan sebelumnya setelah Reuters melaporkan – mengutip sebuah perusahaan yang memperkirakan pasokan OPEC – bahwa pasokan OPEC untuk bulan Juli akan meningkat 145.000 barel per hari dari bulan Juni. West Texas Intermediate futures untuk pengiriman September turun 2,5 persen untuk menetap di bawah $ 46 per barel.

Malam nanti akan dirils data ekonomi AS yang diindikasikan mixed. Data Markit Composite AS Juli diindikasikan naik, namun data Existing Home Sales Juni AS diindikasikan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street akan bergerak mixed jika data ekonomi terealisir mixed. Namun juga akan mencermati laporan pendapatan emiten, perkembangan pemerintahan Presiden AS Donald Trump dan pergerakan harga minyak mentah.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s