Market Movers: Data Tenaga Kerja AS Berpotensi Tingkatkan Volatilitas Pasar

Market Movers: Data Tenaga Kerja AS Berpotensi Tingkatkan Volatilitas Pasar

Monexnews – Indeks dolar AS masih tertekan di pekan ini, hingga Kamis kemarin tercatat hanya menguat di hari Selasa, sementara dihari lainnya mengalami penurunan. Data tenaga kerja AS seperti biasa setiap bulannya akan menjadi fokus pelaku pasar dan berpotensi meningkatkan volatilitas.

Data tenaga kerja tersebut terdiri dari dari non-farm payrolls (diperkirakan sebanyak 181.000), rata-rata gaji per jam( diperkirakan naik 0,3%), dan tingkat pengangguran (diperkirakan turun menjadi 4,3%, dan akan dirilis pukul 19:30 WIB.

Potensi Pergerakan
Emas
Emas sempat turun ke level $1256 Kamis kemarin, namunemas berhasil berbalik menguat di akhir perdagangan kembali mendekati level tertinggi 2 bulan. Jika dilihat pada grafik harian, terlihat level high intraday yang semakin menurun setiap harinya sejak Selasa, menjadi indikasi kemungkinan penurunan harga selama belum menembus level $1274 (high intraday Selasa). Data tenaga kerja AS khususnya non-farm payrolls dan rata-rata gaji per jam dirilis lebih tinggi dari perkiraan, emas kemungkinan besar akan melemah, dengan target ke area $1252.

Minyak Mentah
Minyak mentah melemah pada Kamis kemarin akibat kecemasan akan peningkatan produksi OPEC. Disisi lain laporan dari EIA yang menunjukkan peningkatan permintaan bensin masih memberikan sentimen positif. Minyak berpeluang melanjutkan penurunan jika menembus konsisten ke bawah 48.50, sementara jika masih bertahan di atas level tersebut minyak kemungkinan akan kembali menguat.

EURUSD
Euro melanjutkan dominasi terhadap dolar di pekan ini, membuat pasangan EURUSD naik ke level tertinggi sejak awal Januari 2015. Namun jika data tenaga kerja AS hari ini dirilis bagus, EURUSD kemungkinan akan melemah. Selama bergerak di bawah level 1.19000, EURUSD kemungkinan akan turun ke area 1.1780.

GBPUSD
Pengumuman kebijakan moneter Bank of England Kamis kemarin membuat GBPUSD melemah sekitar 85 pip dan berakhir di level 1.3135. GBPUSD kemungkinan melanjutkan penurunan hari ini jika mampu menembus ke bawah level 1.3090.

USDJPY
Melambatnya aktivitas non-manufaktur di AS membuat USDJPY turun Kamis kemarin, setelah sebelumnya naik dalam dua hari beruntun. Pasangan mata uang ini berpotensi naik jika data tenaga kerja AS dirilis lebih baik dari perkiraan, dan selama bertahan dia atas level 109.60.

AUDUSD
Reserve Bank of Australia (RBA) dalam pernyataan moneter hari ini mengatakan penguatan AUDUSD lebih lanjut akan menghambat laju pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Pernyataan tersebut memberikan gambaran AUDUSD saat ini di level fair value. Selain itu RBA juga menunjukkan optimisme akan perekonomian dan inflasi Australia, ditambah dengan data penjualan ritel yang dirilis lebih tinggi dari perkiraan, membuat AUDUSD berpeluang menguat selama bergerak di atas 0.7890.

Rilis data ekonomi hari ini bisa dilihat di Calendar

(Putu Agus)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s