Minyak Lanjutkan Gain Terkait Kekhawatiran akan Terjadinya Krisis Pasokan

c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL2_20160928132433-79.jpg

memperpanjang kenaikan di atas $ 69 per barel karena menyusutnya persediaan minyak mentah dan melambatnya pertumbuhan produksi di AS menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya krisis pasokan yang akan datang.

Minyak berjangka di New York naik sebanyak 1 persen setelah membukukan kenaikan terbesar dalam lebih dari dua bulan pada hari Selasa. Inventaris AS turun 8,64 juta barel pekan lalu, American Petroleum Institute melaporkan, sementara pemerintah Amerika memangkas prospek untuk produksi minyak terkait kemacetan pipa. Sementara itu, badai Florence mengancam akan mengganggu pasokan bahan bakar saat bergerak menuju North Carolina.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober naik sebanyak 66 sen menjadi $ 69,91 per barel di New York Mercantile Exchange dan diperdagangkan di $ 69,82 per barel pada 9:22 pagi di Singapura. Kontrak naik 2,5 persen, atau $ 1,71, menjadi $ 69,25 pada hari Selasa. Total volume yang diperdagangkan sekitar 6 persen di bawah rata-rata 100 harinya.

Brent untuk pengiriman November naik 24 sen menjadi $ 79,30 di the ICE Futures Europe exchange setelah kenaikan 2,2 persen pada hari Selasa. Minyak acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 9,74 untuk WTI bulan yang sama.(mrv)

Sumber: Bloomberg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s