Bursa Asia Variatif dengan Bias Melemah, Mengikuti Wall Street

(Vibiznews – Index) – Pasar bursa saham Asia diperdagangkan bervariasi dengan bias melemah pada hari Jumat (15/12), dengan pasar Jepang memimpin penurunan di kawasan ini setelah pasar AS ditutup dalam zona merah. Continue reading

Advertisements

Minyak Stabil di Level $57.12 di Tengah Ketakutan Terhadap Tingginya Produksi AS 2018

Minyak Stabil di Level $57.12 di Tengah Ketakutan Terhadap Tingginya Produksi AS 2018

Monexnews – Harga minyak bergerak stabil di level $57.12 pada sesi Asia hari Jumay di tengah masih belum aktifnya jalur pipa di North Sea dan berlangsungnya pengurangan produksi yang dipimpin OPEC yang mendukung harga, sementara itu meningkatnya output dari Amerika Serikat menjaga harga minyak untuk naik lebih lanjut. Continue reading

Harga Emas Mixed; Pergerakan Dolar AS Dicermati

(Vibiznews – Commodity) Harga Emas mixed pada akhir perdagangan Jumat dinihari (15/12) karena dolar pulih dari penurunan pasca keputusan The Fed AS menaikkan suku bunga, meskipun mempertahankan proyeksi kenaikan suku bunga tidak berubah di tahun mendatang. Continue reading

Market Movers: Pasar Nantikan Keputusan Moneter FOMC

Market Movers: Pasar Nantikan Keputusan Moneter FOMC

Monexnews – Fokus utama investor pada hari ini akan tertuju pada kebijakan suku bunga Federal Open Market Committee (FOMC) pada pukul 02:00 WIB hari Kamis yang diikuti oleh konfrensi pers dari pejabat bank sentral untuk mencari petunjuk kebijakan moneter di masa mendatang dengan ekspektasi investor saat ini adanya kenaikan suku bunga AS menjadi 1.50% dari sebelumnya 1.25%. Continue reading

Dolar AS Naik Tertinggi 3 Minggu; Data Inflasi dan Suku Bunga AS Menjadi Fokus

(Vibiznews – Forex) Dolar A.S. naik, bahkan sempat mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap sekeranjang mata uang pada akhir perdagangan Rabu dinihari (13/12) dengan dimulainya pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve AS yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga untuk kelima kalinya sejak 2015. Continue reading