Harga Emas Turun Tertekan Kekuatan Dolar AS dan Redanya Ketegangan AS-Korea Utara

ngjg

Harga Emas turun pada akhir perdagangan Selasa dinihari (15/08), mundur dari level tertinggi dua bulan tertekan penguatan dolar AS dan meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Korea Utara. Meskipun perayaan Hari Pembebasan Korea Utara pada hari Selasa kemungkinan dapat menaikkan ketegangan lagi. Continue reading

Dolar AS Akhir Pekan Merosot Terpicu Inflasi AS Rendah

Dolar AS jatuh terhadap sekeranjang mata uang pada akhir perdagangan Sabtu dinihari (12/08), setelah data menunjukkan harga konsumen A.S. naik kurang dari yang diperkirakan pada bulan Juli, menunjukkan inflasi lemah yang dapat membuat Federal Reserve berhati-hati menaikkan suku bunga lagi tahun ini. Continue reading

Harga Emas Akhir Pekan Naik Tertinggi 2 Bulan; Mingguan Melonjak 2,5 Persen

DFYHKRD

gold

Harga emas naik ke level tertinggi dua bulan pada akhir perdagangan Sabtu dinihari (12/08) karena investor mencari aset yang aman dari meningkatnya ketegangan antara Korea Utara dan Amerika Serikat, sementara emas juga mendapat dukungan dari data inflasi A.S. yang lemah. Continue reading

Harga Emas Mencapai Puncak 2 Bulan Tertinggi

xau-1-800-540-700x357

Harga Emas mendekati puncak dua bulan pada akhir perdagangan Kamis dinihari (10/08), terpicu ketegangan geopolitik setelah Korea Utara mempertimbangkan untuk menyerang wilayah Guam di A.S. dan Presiden A.S. Donald Trump membanggakan kekuatan persenjataan nuklir Amerika. Continue reading

Emas Melemah Ke $1256 Karena Ekspektasi Kenaikan Suku BUnga Fed

gold-monexnews

Monexnews – Harga emas turun ke level $1256 pada sesi perdagangan Asia hari Senin dengan perhatian pasar tertuju pada dolar setelah penguatannya di pekan lalu yang ditopang oleh pandangan bahwa the Fed mungkin akan naikan suku bunga yang ketiga kalinya di tahun ini. Continue reading

Market Movers: Data Tenaga Kerja AS Berpotensi Tingkatkan Volatilitas Pasar

Market Movers: Data Tenaga Kerja AS Berpotensi Tingkatkan Volatilitas Pasar

Monexnews – Indeks dolar AS masih tertekan di pekan ini, hingga Kamis kemarin tercatat hanya menguat di hari Selasa, sementara dihari lainnya mengalami penurunan. Data tenaga kerja AS seperti biasa setiap bulannya akan menjadi fokus pelaku pasar dan berpotensi meningkatkan volatilitas. Continue reading